sarapan…

Makan pagi yang tertunda. Itu karena saya bangunnya juga tertunda alias sangat telat. Saya bangun jam 9.25 lantaran saya tidur jam 2.25 pagi. Selepas menonton Kick Andy tadi malam, saya asyik mengetik sampai akhirnya saya memutuskan harus beranjak tidur.
Sarapan saya yang tertunda tadi adalah sepiring nasi goreng buatan Ibu. Saya memanggil ibu saya dengan sebutan Ama’. Nasi goreng Ama’ tadi sungguh enak. Sumpah! Kalaupun ada cacat, itu hanya karena sedikit kelebihan minyak goreng [rather oily].
Sekarang saya sendiri di rumah. Ama’ dan Ap [the way I call my father], juga adik-adik saya ke rumah sakit membezuk Papi [adiknya Ap] yang menjalani operasi prostat hari ini. Rumah ini sepi, hening, syahdu. Hanya lagu-lagu usang yang membahana. Dulu, saya terbiasa tinggal sendiri: di Padang zaman kuliah, di Bogor ketika bekerja. Kini, saya pulang dan hidup dengan keluarga besar saya. Waktu sarapan tadi, saya merasa seperti di masa lampau: tinggal sendiri, menikmati akhir pekan sendiri sambil mendengarkan musik, menulis, dan merokok Marlboro Light. Namun kali ini, suasananya sedikit berubah. Saya tidak merokok lagi secara reguler.
Mmm… selamat berakhir pekan!

[Ganting, Agam – 10.35: Sabtu, 29 Januari 2011, sedang mendengarkan lagu-lagu Humania dari album ‘Interaksi’ @1999-2000]

Advertisements

About donnisaid

suka musik!
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s